About

Kamis, 12 Februari 2015

Masih

Kami masih memujamu...
namun bukan Menyembahmu....
sayang...

 satu kesatuan jiwa ini masih mengakui
bahwa kaulah yang terbaik
jantung ini...
masih degupkan rasa cintaku padamu
mata ini...
masih hanya memandfang ke arah maha karyamu
bahkan mulut ini...
layaknya binatang jalang yang menyalak nyalak menyerukan namamu
bahkan sampai berkata...
akulah penerus si binatang jalang..


hah sudahlah...
apa yang sedang ku lakukan ini?
memang seharusnya ku menyerah
dan tetap padamu...

Semoga kau tenang di alam sana... :)


[Pekalongan, 2015. Teruntuk "Sang Binatang Jalang" Chairil Anwar]

0 komentar:

Posting Komentar